Penjelasan IJB-Net (Edisi-20Agustus2018)

Share on Social Networks

Share Link

Use permanent link to share in social media

Share with a friend

Please login to send this presentation by email!

Embed in your website

Select page to start with

Post comment with email address (confirmation of email is required in order to publish comment on website) or please login to post comment

32. Terima kasih ありがとうございます Thank you 32

3. Minat Pengusaha Jepang ke Indonesia Menurun Tahun 2013, Indonesia pernah menjadi tujuan investasi Jepang yang paling diminati (No.1), tetapi sekarang no.5. dikalahkan oleh Cina , India, Vietnam dan Thailand. 3 Rank 2013 2014 2015 2016 2017 1 Indonesia India India India China 2 India Indonesia Indonesia China India 3 Thailand China China Indonesia Viet Nam 4 China Thailand Thailand Viet Nam Thailand 5 Viet Nam Viet Nam Viet Nam Thailand Indonesia 6 Brazil Mexico Mexico Mexico USA 7 Mexico Brazil USA USA Mexico 8 Myanmar USA Philippines Philippines Philippines 9 Russia Russia Brazil Myanmar Miyanmar 10 USA Myanmar Myanmar Brazil Brazil Source: Bank of Japan for International Cooperation

5. Untuk menaikkan minat Jepang , seminar investasi ke Indonesia, bisnis forum Indonesia - Jepang banyak diselenggarakan pemerintah dan pihak - pihak terkait di Indonesia dan Jepang . Upaya Untuk Meningkatkan Minat Jepang ke Indonesia 5

15. Mitra Media Media Indonesia dan Jepang yang bersedia mendukung aktivitas - aktivitas IJB - Net, baik untuk promosi sebelumnya atau peliputan setelahnya . Untuk tahap awal , ada 4 media berikut ini , dan 15

13. Visi Misi IJB - Net MISI Memperbanyak kolaborasi Indonesia - Jepang yang saling menguntungkan untuk membantu meningkatkan perekonomian kedua negara . VISI Menjadi organisasi terpercaya untuk membantu kolaborasi Indonesia - Jepang . 13

6. JETRO, JICA yang mewakilki pemerintah pusat . Dan pemda - pemda di Jepang banyak memberikan insentif dan bantuan agar IKM di wilayahnya bisa ekspansi atau menemukan mitra bisnis di negara tujuan . Fukuoka, misalnya , tahun ini memulai “Asia Business Delegation Program” di Indonesia dengan fokus di bidang agro industri . Pemda lainnya juga memiliki program serupa . Pemerintah Jepang Juga Membantu 6

29. Divisi ini dibuat untuk membantu promosi produk - produk Indonesia yang perlu dibantu , publikasi dan promosi aktivitas IJB - Net. Promosi utamanya dilakukan melalui website IJB - Net atau pencarian buyer yang berminat . Ada juga rencana pembuatan TV khusus mengenai serba - serbi Jepang yang berguna untuk Indonesia. Format dan isinya sedang dipikirkan . Divisi 5 ( Publikasi dan Promosi ) 29

20. Organisasi IJB - Net (4): Perwakilan Jepang 20 Diisi kawan - kawan Jepang pecinta Indonesia atau mereka yang memiliki hubungan bisnis atau lainnya dengan Indonesia. Jumlah perwakilan akan ditambah sesuai keperluan . Per 17 Agustus 2018 sebagai berikut . 1. Izumi Minami (Tokyo/ Penerjemah Bahasa Indonesia - Jepang ) 2. Osamu Nagao (Nagoya/Buyer produk konsumable ) 3. Takahito Sato (Osaka/ Pengusaha copy writer) 4. Ai Matsushita (Fukuoka/ Peneliti di universitas )

1. Dr. Suyoto Rais ( Penggagas dan Ketua Umum IJB - Net) Penjelasan Untuk Publik Edisi 20 Agustus 2018 1 Sekretariat di KINAS ( Komite Industri Nasional) Gedung Kemenperin RI Lantai 7 , Jalan Gatot Subroto Kav 52 - 53 , Jakarta 12950 , Indonesia Telp : +62 - 21 - 8273 - 5305/ WA: + 62 - 813 - 1038 - 8146 Email: info@ijb - net.org; Website: www.ijb - net.org

16. Pendukung dan Mitra Organisasi Instansi , asosiasi atau perusahaan yang bersedia memberikan dukungan berupa bimbingan , fasilitas pemakaian kantor , pengelolaan website, staf sekretariat , biaya operasional dan / atau dalam bentuk lainnya untuk melakukan aktivitas - aktivitas IJB - Net. Pendukung per 17 Agustus 2018 sebagai berikut ( akan diupdate secara periodik ) 16 Lembaga Aliansi Indonesia/ LAI PT Prime Force Indonesia/ PFI PT Fujicon Priangan Perdana / FPP PT Sumo Andalan Power/ SAP PT Proanda Sinergi Indonesia / PSI Sariraya Co. Ltd., Nagoya - Japan

24. IJB - Net siap membantu pengembangan produk dengan melibatkan Konsultan Eksekutif dan mitra organisasi lainnya . Produk yang dikembangkan ditentukan mempertimbangkan potensi pasar dan kesepakatan bersama para person/ pihak terkait . Selain bisnis , IJB - Net juga siap membantu kerjasama “sister city”, kerjasama kampus / sekolah dan lainnya . Divisi 1, Divisi 2, Divisi 3 Divisi 4, Divisi 5 Perusahaan Indonesia Perusahaan Jepang Publik / Pemda dll . Konsultan Eksekutif Kerjasama , Website, publikasi , seminar dll . Skema Aktivitas IJB - Net 24

7. Banyak Juga Lembaga Konsultan dan Pribadi Yang Membantu 7 Banyak juga lembaga konsultan di Jepang atau di Indonesia yang membantu percepatan kolaborasi ini . Termasuk para WNI alumni Jepang , WN Jepang alumni Indonesia, diaspora Indonesia di Jepang dan lainnya . Tetapi umumnya mereka bergerak sendiri - sendiri dan hasilnya belum optimal. Melalui IJB - Net, kita ingin mengajak semua pihak terkait untuk membuat media bersama yang memudahkan aktivitas membantu kolaborasi ini . IJB - Net ingin memposisikan diri sebagai organisasi terpercaya untuk membantu kolaborasi bisnis Indonesia - Jepang bersinergi dengan organisasi / instansi lainnya .

17. Organisasi IJB - Net (1): Dewan Pembina 17 Pejabat dan tokoh nasional yang bersedia memberikan dukungan ke IJB - Net untuk mewujudkan Visi - Misinya . Juga bisa menjadi icon kolaborasi bisnis Indonesia - Jepang . 1. Airlangga Hartarto ( Menteri Perindustrian RI) 2. Dahlan Iskan ( Menteri BUMN RI ke - 7) 3. Johan Budi S.P. ( Staf Khusus Presiden RI) 4. Prijono Sugiarto ( Presiden Direktur PT Astra International) 5. Rachmat Gobel ( Utusan Khusus Presiden Untuk Jepang , Mendag RI ke - 33) 6. Soebronto Laras (Chairman of Indomobil Group) 7. Prof. Dr. Wardiman Djojonegoro ( Mendikbud RI ke - 20)

4. Targetnya IKM Jepang Yang Perlu Berkolaborasi ke ASEAN Jumlah perusahaan Jepang yang sudah berekspansi / investasi ke Indonesia sekitar 1800 perusahaan . Saat ini perusahaan Jepang yang belum berinvestasi ke luar negeri adalah IKM ( industri kecil menengah ) yang memerlukan mitra di negara tujuan . Jumlah perusahaan Jepang (2017/METI) = 3.82 juta perusahaan ( karyawan 48.94 juta orang) • IKM 99.7% = 3.809 juta perusahaan (85.1%= 3.252 juta UMKM dengan karyawan kurang 20 orang). • Banyak yang memiliki teknologi baik , tetapi tidak memiliki cukup modal dan manpower untuk ke ekspansi ke luar negeri . Karena itu perlu berkolaborasi . 4

27. Divisi ini dibuat untuk membantu pendidikan dan training di Indonesia agar semakin banyak SDM yang bisa diajak mengembangkan potensi daerah dan / atau meningkatkan nilai tambah produk - produk Indonesia yang ada saat ini . Jelasnya , akan dibuat program - program dan kurikulum yang sesuai untuk industri manufaktur , bekerja dengan trihelix kedua negara . Kita namakan program “IMC/ Indonesia Monozukuri Center” yang utamanya berisi pendidikan / training center wirausaha industri adopsi dari Jepang yang disesuaikan dengan keperluan di Indonesia. IMC juga akan dikembangkan bisa memberikan konsultasi , pendampingan , sertifikasi dan lain - lain yang diperlukan oleh industri manufaktur . Divisi 3 ( Pengembangan SDM/ Sumber Daya Manusia ) 27

8. Positioning Di Antara Instansi Indonesia - Jepang 8 Lembaga Pemerintah RI • IIPC Tokyo (Investment Promotion Center)/ BKPM • ITPC Osaka (Indonesia Trade Promotion Center)/ Kemendag • Atase Perdagangan di KBRI Tokyo/ Kemendag • KINAS/ Komite Industri Nasional/ Kemenperin - Bappenas • FTA Center/ Kemendag , Biro atau Program Kerjasama Internasional di masing - masing kementerian / instansi Lembaga Pemerintah Jepang • JETRO (Japan Eternal Trade Organization) • JICA (Japan International Cooperation Agency) • AOTS ( The Association for Overseas Technical Cooperation and Sustainable Partnerships) • Biro Ekonomi Kedubes dan instansi Jepang lainnya Peran utama mereka adalah sebagai regulator dan fasilitator , aktivitas - aktivitas yang dilakukan lebih banyak memiliki “ Efek Kembang Api ” dan sedikit “ Efek Bola Salju ”. IJB - Net akan bersinergi dan membantu agar efek bola saljunya bisa semakin besar sampai tujuan akhirnya tercapai , yaitu kolaborasi saling menguntungkan antara pengusaha Indonesia dan Jepang .

28. Divisi ini dibuat untuk memperjelas posisi IJB - Net di antara ormasi - ormas dan instansi - instansi sejenis atau terkait yang ada . Prinsipnya dengan semua ormas dan instansi , IJB - Net siap bersinergi dan berkolaborasi . Kita akan mencari titik win - win relation dan mencari aktivitas bersama . Bahkan kalau perlu menggunakan sekretariat bersama . Kerjasama ini berlaku untuk Indonesia dan J epang . Program kerja yang bisa diusulkan di Divisi ini misalnya sbb : 1. Kerjasama dengan ormas - ormas terkait Indonesia - Jepang (PERSADA, KAJI, Kan - I Ren dll ). 2. Kejasama dengan asosiasi bisnis / pengusaha di Indonesia dan Jepang (IKAPEKSI, KPMI, IPIJ dll ). 3. Kerjasama dengan perusahaan dengan take - give jelas (Garuda, ANA, JAL, Resona , BNI dll .). 4. Kerjasama - kerjasama lain yang saling menguntungkan . Divisi 4 ( Penguatan Organisasi dan Kerjasama ) 28

18. Organisasi IJB - Net (2): Dewan Penasehat 18 Pejabat , tokoh , pakar dan praktisi kedua negara yang aktif memberikan bimbingan dan dukungan ke IJB - Net untuk mewujudkan Visi - Misinya . Daftar anggota Dewan Penasehat akan diupdate seperlunya sesuai dengan perkembangan . Per 17 Agustus 2018 sebagai berikut . Ketua : Sanny Iskandar ( Ketua Umum HKI/ Himpunan Kawasan Industri Indonesia, Waketum KADIN Indonesia, Ketua APINDO Nasional) Wakil Ketua : 1 . Dr . Haris Munandar N. ( Sekretaris Jenderal Kemenperin RI ) 2..Prof. Dr. Muhammad Anis ( Rektor Universitas Indonesia) 3. Dr . Muhammad Syafii Antonio ( Anggota KEIN , Chairman TAZKIA Group) 4. Parlindungan Purba ( Ketua Indonesia Japan Forum, DPD RI) 5. Yasunobu Shiraishi (Chairman SMEJ/Association of SME of Japan) 6. Yasuo Ichimura (Senior Business Advisor JETRO di KADIN Indonesia) Anggota : Saat ini ada 50 tokoh , pakar dan praktisi Indonesia dan Jepang di berbagai bidang ( detailnya bisa dilihat di www.ijb - net.org ).

25. Divisi ini dibuat untuk mencari para pengusaha di Indonesia dan Jepang yang ingin berkolaborasi . Aktivitasnya mulai dari konsultasi ke pihak - pihak terkait , pendekatan ke perusahaan , pencarian penerjemah / mediator dan bantuan lainnya sampai terwujud kolaborasi bisnis . Divisi ini secara rutin akan menyelengarakan Business Matching, sementara ini jadwalnya sebagai berikut . Agustus : Menyelenggarkaan di Jakarta sebagai Organizer Oktober : Merintis kerjasama dengan TEI atau FTA Center, Kemendag Desember : Menyelenggarakan bersama SMEJ sebagai Co - organizer Januari : Business matching bekerjasama dengan Pemda Saitama Februari - April: * Menyelenggarakan di Jakarta bersama Pemda Fukuoka * Mengadakan pameran produk Indonesia di Jepang ( Bekerjasama dengan AIRA dan Foodex Tokyo) Selain itu itu juga siap bekerja sama dengan JETRO, Kemenperin , Kemendag dan instansi lainnya . Untuk business matching di Jepang akan diselenggarakan dengan melihat permintaan dari peserta dan mitra organisasi . Divisi 1 ( Kolaborasi dan Promosi Bisnis ) 25

22. Organisasi IJB - Net (6): Konsultan Eksekutif Para pakar , praktisi , akademisi dan profesional yang terdaftar di sekretariat . Tugas utamanya membantu komunikasi dan koordinasi sampai bisa terjalin kolaborasi B to B. Daftarnya disimpan di sekretariat dan hanya dirilis untuk pihak - pihak yang memerlukannya . Konsultan eksekutif ini akan direkrut terbuka melalui website, mitra organisasi dan lain - lain. Para konsultan ini akan mendapatkan biaya operasional dan success fee yang besarnya disesuikan dengan kesepakatan dengan para pihak peminta . Para pengurus dan penasehat IJB - Net juga bisa dilibatkan sebagai konsultan eksekutif pada saat diperlukan . Prioritas perekrutan Konsultan Eksekutif 1. Dewan Pengurus , Dewan Penasehat dan Anggota IJB - Net Lainnya . 2. Pendaftar ke sekretariat 3. Person lain yang direkomendasikan para person di atas dan / atau perusahaan yang memerlukannya . 22 Sekretariat menerima pendaftaran konsultan eksekutif sewaktu - waktu . Bisa entry melalui website IJB - Net dan akan dikonfirmasi oleh staf secretariat kemudian .

21. Organisasi IJB - Net (5): Posko dan Sekretariat 21 [POSKO/ Pos Komando  Kantor PSI/ PT Proanda Sinergi Indonesia ] Yayasan Indonesia Jepang Bersama Rukan Sentra Niaga Boulevard Blok B No. 27, Grand Galaxy City, Bekasi 17147, Jawa Barat, Indonesia Telp : +62 - 21 - 8273 - 5305/ WA: + 62 - 813 - 1038 - 8146, + 62 - 813 - 1113 - 1086 (Bahasa Jepang ) Email: info@ijb - net.org ; Website: www.ijb - net.org [ Alamat Surat Menyurat ] Di Kantor Sekretariat KINAS ( Komite Industri Nasional) Gedung Kemenperin RI Lantai 7 , Jalan Gatot Subroto Kav 52 - 53 , Jakarta 12950 , Indonesia . ( sudah konfirmasi ijin ke Sekjen Kemenperin yang juga Penasehat IJB - Net . Kebetulan Ketum IJB - Net juga direkrut sebagai konsultan KINAS, jadi bisa saling melengkapi ) [ Staf Sekretariat ] * Koordinator : Umi Moehadi * Staf : Argiana Widya , Faim Wiedha , Fikri Apriliansyah [Bank] Bank Danamon (SWIFT Code: BDINIDJA) No. Rekening 3618190031 a/n Yayasan Indonesia Jepang Bersama

14. Aktivitas IJB - Net 14 1. Memperbanyak business matching Ada yang diselenggarakan sendiri , ada yang berkolaborasi dengan organisasi / instansi lain. Business matching ini akan memberikan kesempatan kolaborasi . 2. Mencari bahan baku / produk / teknologi aplikatif dan membantu pengembangannya IJB - Net siap mencarikan bahan baku , produk dan teknologi yang diperlukan . Bahan baku utamanya untuk perusahaan Jepang , sementara produk dan teknologi untuk perusahaan Indonesia. 3. Membantu pengembangan SDM IJB - Net sedang menyiapkan program pendidikan “ monozukuri ” yang disesuaikan dengan keperluan di Indonesia. Targetnya , siap dirilis tahun depan . Juga membantu merintis program sister - campus . 4. Memperkuat Organisasi dan Kerjasama Dengan instansi , asosiasi , perusahaan dan lain - lain untuk memperkuat IJB - Net dan mewujudkan visi - misinya . 5. Membantu promosi produk / program Selain untuk promosi aktivitas sendiri , IJB - Net juga siap membantu promosi produk dan program - program anggota IJB - Net di website, Grup WA, milis dan lainnya . Detailnya bisa menghubingi sekretariat dan akan diupdate di website, WA Group, milis dan diinformasikan kepada para anggota .

9. 9 1. PERSADA ( Persatuan Alumni dari Jepang ) Organisasi paling tua di tanah air terkait Jepang . Aktivitasnya lebih mementingkan aspek sosial dan pendidikan , bukan ke bisnis . 2. PPIJ ( Persatuan Persahabatan Indonesia - Jepang ) Pengurus intinya sama dengan Persada , hanya ditambah beberapa tokoh Jepang di dewan penasehat atau lainnya . Aktivitasnya lebih banyak terkait hubungan politik para tokoh nasional kedua negara . 3. JJC (Jakarta Japan Club) Organisasi para ekspatriat / direksi perusahaan - perusahaan besar di Indonesia. Aktivitas utamanya berbagi informasi terkait usaha di Indonesia, termasuk memberikan usulan - usulan ke instansi Indonesia - Jepang . Anggota / pengurusnya ada yang sudah masuk sebagai Dewan Penasehat IJB - Net. 4. SMEJ (Association of Small Medium Enterprise of Japan) Organisasi binaan JETRO yang umumnya beranggota para direksi perusahaan kecil - menengah Jepang di Indonesia. Ketuanya sudah masuk ke Dewan Penasehat IJB - Net, dan akan bersinergi dengan kita . IJB - Net akan memposisikan diri sebagai “ Yunior ” yang fokus membantu kolaborasi bisnis Indonesia - Jepang . Sebagian dari Ketua Umum atau Pengurus organisasi di atas juga berkenan menjadi anggota Dewan Pembina, Penasehat , dan mendukung aktvitas - aktivitas IJB - Net ke depan . Positioning Diantara Ormas Indonesia - Jepang (1)

12. Posisi IJB - Net Jelas 1. Akan menjadi media bersama untuk membuat para insan Indonesia dan J epang yang ingin membantu kolaborasi bisnis Indonesia - Jepang yang saling menguntungkan . 2. Fokus percepatan kolaborasi bisnis Indonesia - J epang . Ada aspek sosial , tetapi juga jelas aspek bisnisnya . 3. Efek dari aktivitasnya lebih banyak “ Efek Bola Salju ” dan sedikit “ Efek Kembang Api ” . Untuk itu IJB - Net akan memberlakukan keanggotaan yang terbuka agar banyak yang bergabung membantu di posisi masing - masing dan struktur pengurus yang bisa mengadopsi keinginan instansi / organisasi - organisasi terkait . 4. Aktivitas yang bisa dilakukan dengan instansi / organisasi terkait akan dilakukan bersama mereka , termasuk nama penyelenggara dan lain - lain tidak harus a . n . IJB - Net . 5. Yang tidak bisa dilakukan mereka akan menjadi “ Nilai Tambah ” IJB - Net . Di antaranya adalah follow - up berkesinambungan , proses step - by - step sampai terwujud kolaborasi , mengkoordinir aktivitas bersama lintas instansi / organisasi dan mengajak para insan Indonesia - Jepang terkait ke dalam satu media bersama . 12

23. Organisasi Yang Bisa Diharap Mendukung dan Diajak Kerjasama Utamanya instansi dan asosiasi bisnis terkait Indonesia di Jepang untuk berbagi info - info dan memudahkan saling bekerjasama . Dari organisasi mitra ini diharapkan akan ada informasi mengenai pengusaha Jepang yang ingin ke Indonesia, atau sebaliknya pengusaha Indonesia yang mencari mitra ke Jepang . Juga akan berbagi info - info terkait forum bisnis , seminar dan lain - lain. IJB - Net siap bersinergi dan berkolaborasi ke depan . [Yang telah , sedang dan akan dikonfirmasi ] 1. JETRO ( punya kantor di Jakarta dan link dengan JETRO di seluruh Jepang yang membantu IKM Jepang ekspansi ke luar negeri ). 2. JICA ( punya kantor di Jakarta dan bisa membantu pengembangan produk dengan pendanaan dan bantuan teknik kalau ada permintaan G to G). 3. APIJ ( Asosiasi Pengusaha Indonesia di Jepang ), ICJ (Indonesia Community in Japan), IJS (Indonesia Japan Solution) bisa membantu membuka pasar produk Indonesia ke Jepang . 4. OBAC (Overseas Business Assistance Center) Nagoya 5. JIBA (Japan Indonesia Business Association) Osaka 6. ABC (Asian Business Center) Fukuoka 7. Asosiasi Jepang di Indonesia: JJC, SMEJ dll . 8. Asosiasi di Indonesia tempat berkumpul para alumni Jepang dan Perhimpunan Persahabatan Indonesia - Jepang : PERSADA, IABIE, KAJI, IMAJA/ IKAPEKSI, KAN - I REN dll . 9. Asosiasi pengusaha Indonesia: KADIN, APINDO, HKI, GAIKINDO, GIAMM, GAPMMI dan lainnya menyusul sesuai keperluan . 10. Universitas yang memiliki perhatian terhadap kolaborasi bisnis Indonesia - Jepang . 23

2. Latar Belakang 2 • Indonesia belum berhasil mengembangkan industri manufaktur sebagai tulang punggung perekonomian nasional , ada “middle hollow” di antara hulu dan hilir . Dengan kata lain kita punya SDA melimpah dan pasar besar , tetapi sangat kurang teknologi proses dan hasil inovasi untuk mengolahnya . • Indonesia akan membentuk KINAS ( Komite Industri Nasional) dengan salah satu fokusnya pengembangan industri 4.0, tetapi kita tidak memiliki resource yang cukup . Perlu hasil riset dan inovasi banyak , tetai ini juga sangat kekurangan . • Angka ekspor ke Jepang juga cenderung menurun , meskipun masih menjadi tujuan ekspor utama . Kita sudah kalah dengan negara - negara lainnya . • Jumlah penduduk dengan usia produktif makin berkurang . Sumber daya alam juga banyak tergantung luar negeri . • Pemerintah Jepang juga giat membantu para pengusahanya untuk berekspansi dan mencari mitra ke luar negeri . • Perusahaan yang belum ekspansi ke LN tinggal IKM dan UMKM. Mereka memiliki produk dan teknologi yang baik , tetapi tidak berani sendiri . Jadi , memerlukan mitra di negara masing - masing . Kolaborasi Indonesia - J epang bisa jadi alternatif solusi . Tetapi juga tidak mudah merintis dan memperbanyak kolaborasi ini .

19. Organisasi IJB - Net (3): Dewan Pengurus 19 Diisi kawan - kawan WNI alumni Jepang / non - Jepang yang memiliki aktivitas sosial dan bisnis di Indonesia dan Jepang , dan mau membesarkan IJB - Net bersama - sama . Ketua Umum : Suyoto Rais Wakil Ketua Umum : 1. Nobuyuki Yamaji 2 . Teguh Wahyudi 3 . Nursamsyu Mahyuddin 4. Siti Huraira Burhanch Sekretaris Jenderal : Muhammad Gunther Gemparalam Wakil Sekretaris Jenderal : Salim Mustofa Bendahara Umum : Penta Junianto Kistriono Wakil B endahara Umum : Ismail Rahim Legal Advisor : Joko Sulistyono Direktur Eksekutif : Solihin [ Divisi ] 1. Divisi Kolaborasi dan Promosi Bisnis Ketua : Fransisca A. Christie Anggota : Christophorus Budi, Farah A. Setyawati , Harry Hermawan , Iwan Basoeki , Perdana Suyoto , Rayan Luminaries, R. David Sagara 2. Divisi Pengembangan Produk dan Kerjasama Teknologi Ketua : Wahyo Sindhu Anggota : Irwan Prasetyo , Mohammad Mustafa Sarinanto , Sasono Rahardjo 3. Divisi Pengembangan SDM Ketua : Makmur Solahudin Anggota : Emir Ramadhana Putra, Iin Aura, Rahid Pambengkas , Sigit Widodo 4. Divisi Penguatan Organisasi dan Kerjasama Ketua : Supriyanto Anggota : Arif Budhi Suyanto , , Erwin Lesasito , Kuntjoro Prinadi , Rachelthera Triyati 5. Divisi Publikasi dan Media Ketua : Bambang Tri Waluyo Anggota : Adi Priatno , Iryandi Masputra , Willy Go, Yani Marlisna Jaya

10. Positioning Diantara Ormas Indonesia - Jepang (2) 10 1. KAJI ( Komunitas Alumni Jepang di Indonesia) Aktivitasnya lebih banyak di bidang sosial dan persahabatan Indonesia - Jepang . Aktivitas rutin yang dilakukan adalah Sakura Matsuri di setiap bulan April dan Momiji Matsuri di setiap bulan Oktober . 2. IMAJA ( Ikatan Peserta Magang dari Jepang ) Organissi khusus mantan kenshusei ( peserta magang ) dari Jepang . Belum terlihat aktivitasnya yang kelihatan di publik , kemungkinan untuk reuni dan kumpul - kumpul . 3. IKAPEKSI ( Ikatan Pengusaha Kenshusei Indonesia) Organisasi khusus para pengusaha mantan peserta magang dari Jepang . Pengurus dan anggotanya banyak yang bersama - sama dengan IMAJA. 4. IABIE - Jepang ( Ikatan Alumni Program Habibie khusus Alumni Jepang ) Aktivitasnya masih terbatas untuk reuni , diskusi dan audiensi ke para tokoh untuk meningkatkan wawasan . Di segi percepatan kolaborasi bisnis Indonesia - Jepang , ormas - ormas yang ada saat ini belum memiliki aktivitas rutin yang tersistematisasi . Kalau secara pribadi , masing - masing sudah banyak bergerak . Karena itu , IJB - Net juga mengajak para pengurus dan anggota ormas - ormas di atas untuk bergabung , atau minimal bersinergi di aktivitas masing - masing . Sebaliknya , para pengurus IJB - Net juga banyak yang menjadi anggota / pengurus ormas - ormas di atas .

31. Profil Penggagas dan Ketua Umum IJB - Net (Suyoto Rais) 31 Place/ Date of Born: Tuban , Jawa Timur / 15 Oktober 1966 Last Graduated Univeresity : Doctoral Program of Osaka Prefecture University (1999) Manufacturing System Engineering Work Experiences: * BPP Teknologi / Jakarta (1991 - 1993) * DENSO Corp./ Nagoya (1999 - 2008) * Sumitomo Electric Ind. and other Japan companies (2008 - 2016) * Founder and CEO PT Proanda Sinergi Indonesia (May 2016 – current) Duration Live in Japan: More than 25 years (study 10 years & work 17 years, included expatriate period in Czech, China, Thailand and Indonesia). * Holder of Permanent Resident Visa in Japan. Business Activities: * Patent holder of TUPRO (retaining wall adopted from Japan. Have been applied on Projects of PLN, Waskita , Semen Indonesia etc.). * Sole distributor of Automotive Bulb, Rock Splitter, Safety Net etc. * Consultant of Fukuoka Prefecture Gov. to promote business collaboration with Indonesia (Nov 2017 - current). * Consultant of JICA to support BAPPENAS & MoI to make proposal of “Promotion for Globally Competitive Industry in Indonesia” (Mar 2018 – current). Social Activities: * Writer of the Best Seller Book “ Seindah Sakura Di Langit Nusantara” ( Penebar Plus/ 2015). * Member of Expert Board of IABIE ( Ikatan Alumni Program Habibie). * Established Formasi - G in Dec 2015 (reorganized as IJB - Net in April 2018), seminar, writing articles/ opinion in media etc. Sekitar 20 tahun bekerja di perusahaan Jepang , sempat mendudukui posisi direktur di kantor pusat dan ditugaskan sebagai ekspatriat di China, Ceko , Thailand dan terakhir di Indonesia. Mei 2016 mendirikan PSI/ PT Proanda Sinergi Indonesia bersama para pengurus Formasi - G dengan produk - produk andalannya dari hasil kolaborasi dengan Jepang . Melalui IJB - Net ini , Suyoto ingin berbagi pengalaman berkolaborasi dengan Jepang dan siap menjalankan aktivitas sosial dan bisnis bersama - sama . Niat yang sama juga dimiliki para pengurus lainnya , dan profil lengkap masing - masing pengurus akan dirilis di website setelah Grand Launching IJB - Net nanti . Artikel terkait Suyoto bisa dicari di Google dan lain - lain dengan keyword “Suyoto Rais”. Salah satunya tulisan Pak Dahlan Iskan di Jawa Pos berikut . https:// www.jawapos.com/read/2015/12/28/14544/curhat - dr - suyoto - setelah - gagal - di - putra - petir

26. Divisi ini dibuat untuk membantu para pengusaha untuk mengembangkan produk , meningkatkan nilai tambah atau adopsi teknologi aplikatif baru , termasuk dalam kaitannya untuk level up industri 4.0. Tugas utamanya mencari produk - produk dan teknologi yang dikembangkan . Kliennya bisa pemda , pengusaha , kontraktor atau lainnya . Beberapa produk / teknologi yang saat siap ditawarkan ke pemda dan para pengusaha sbb . 1. Teknologi otomatisasi proses, IoT dan yang terkait untuk Making Indonesia 4.0. 2. TUPRO: TUrap PROgresif , retaining wall dari Jepang yang telah diadopsi di Indonesia dan siap digunakan sebagai alternative penangananan longsor di seluruh wilayah Indonesia. 3. MASARO: MAnajemen SAmpah zeRO , budaya dan teknik pengolahan sampah rumah tangga agar bisa diolah menjadi produk bernilai tambah . Dikembangkan oleh Dr. Zainal Abidin dari ITB yang telah bersedia menjalin kerjasama dengan IJB - Net. 4. MOCAF: Modified cassava fluour , produk tepung singkong yang difermentasi sehingga ingredient - nya menyerupai tepung terigu . Ditemukan oleh Prof. Achmad Subagio yang menjadi salah satu Penasehat IJB - Net. 5. Pengembangan potensi daerah berkolaborasi dengan Jepang . Selama ada bahan baku , produk yang diinginkan , coordinator di lokasi , IJB - Net siap memberikan pendampingan seperlunya . 6. Manajemen dan Teknik daur ulang di Eco Town Jepang , siap ditransfer ke daerah - daerah di Indonesia yang memerlukannya . 7. Lainnya sesuai dengan kemampuan dan keperluan . Divisi 2 ( Pengembangan Produk dan Kerjasama Teknologi ) 26

11. 11 1. APIJ ( Asosiasi Pengusaha Indonesia di Jepang ) Didirikan di Tokyo Agustus 2017 dan didukung Kedubes RI di Jepang . IJB - Net siap berkolaborasi dengan mereka dan sudah menjalin kontak dengan Ketua Umumnya . 2. IJS (Indonesia Japan Solution) Didirikan oleh Pengusaha Indonesia yang sukses di Jepang . Belum ada aktivitas yang dipublikasikan , tetapi IJB - Net juga telah mulai kontak dengan pendirinya . 3. JIBA (Japan - Indonesia Business Association) Didirikan para pengusaha Jepang di Kansai yang pernah bekerja di Indonesia dan didukung oleh KJRI Osaka. IJB - Net akan berkolaborasi dengan mereka dan sudah menjalin kontak dengan Ketua Umumnya . 3. EN ( Enjinia Nusantara) Didirikan WNI di Jepang yang bekerja sebagai engineer di berbagai perusahaan di Jepang . Bisa dianggap sebagai salah satu organisasi diaspora Indonesia di Jepang . Aktivitas yang terlihat adalah penerbitan buku - buku terkait budaya kerja dan nilai - nilai baik di Jepang . Pengurus intinya ada yang sudah menjadi anggota grup WA atau Penasehat IJB - Net. 4. Kan - I Ren ( Perhimpunan Persahabatan Indonesia - Jepang di Kansai) Anggotanya banyak mantan pebisnis Jepang di Indonesia. Aktivitasnya banyak mendukung mahasiswa dan WNI di Kansai dan sekitarnya . Salah satu pengurusnya kita posisikan sebagai Penasehat IJB - Net. 5. Perusahaan konsultan bisnis Indonesia - Jepang Ada beberapa yang melakukan business matching dan membantu kolaborasi pengusaha Indonesia - Jepang , baik di Indonesia maupun di Jepang . Umumnya mereka bergerak sendiri - sendiri dan sulit saling bersinergi karena orientasinya ke bisnis masing - masing . IJB - Net akan mengajak bersinergi dan berkolaborasi di setiap aktivitasnya dan telah memulai kontak - kontak ke para person terkait . Apabila ada organisasi / instansi yang terkait Indonesia - Jepang lainnya , kita juga akan mengajak bersinergi terus ke depan . Positioning Diantara Ormas Indonesia - Jepang (3)

30. 1. Bagaimana IJB - Net merasa bisa mewujudkan Visi - Misinya ? Pengalaman masing - masing pengurus yang mendukung dan keinginan yang kuat untuk memberikan solusi dan kontribusi untuk membantu kolaborasi Indonesia - Jepang adalah energi utamanya . Aktualnya , beberapa pengurus inti direkrut sebagai konsultan kementerian , pemda dan instansi di Indonesia dan Jepang . Untuk mengerucutkan dukungan dan kinerja para pengurus , dilakukan meeting secara periodik di kantor sekretariat ( setiap Jumat sore). Juga membentuk grup - grup WA dan mailing list dengan para penasehat / pakar dan anggota IJB - Net, untuk mendapatkan masukan dan dukungan berkelanjutan ke depan . 2. Dana operasionalnya darimana ? Awalnya donasi dari para pengurus , termasuk pemakaian staf di kantor pengurus untuk membantu tugas - tugas harian . Untuk aktvitas , sedapat mungkin menyesuaikan instansi - instansi yang bisa diajak bersinergi sehingga bisa menggunakan anggaran instansi - instansi tersebut , ditambah sponsor dan lainnya . Setelah manfaatnya terlihat , harapannya ada person atau organisasi / instansi yang bersedia mendanai aktivitas - aktivitasnya agar Indonesia memiliki “JETRO” yang siap mendukung pengembangan bisnis melalui kolaborasi dengan Jepang . 3. Bagaimana membuat aktivitas IJB - Net tidak bersaing dengan instansi dan organisasi terkait ? Kami belum menemukan ada organisasi dengan visi - misi dan aktivitas sejenis dengan IJB - Net. Kalau pun ada , akan diajak bersinergi . Kami juga tidak memaksa untuk mencatumkan nama IJB - Net. Yang penting aktivitas tersebut terlaksana dan bermanfaat sesuai harapan IJB - Net. 4. Kalau ada konsultan eksekutif yang sukses membantu kolaborasi bisnis , bagaimana pembagian “success fee” dengan IJB - Net? Prinsipnya kita tidak ingin membebani para perusahaan yang ingin bermitra . Tetapi kalau ada keuntungan ekonomis yang didapat dan memberikan “success fee” ke konsultan IJB - Net yang membantu , para konsultan diminta kesadarannya untuk memberikan donasi ke IJB - Net. Sistemnya akan ditentukan kemudian dan terus direview sesuai perkembangan kondisi . 5. Apakah Dewan Penasehat dan Dewan Pakar Tidak Kebanyakan ? Tidak , dan akan terus ditambah sesuai keperluan . Kita memerlukan banyak tokoh , pakar dan praktisi di berbagai bidang . Dengan kesediaan mereka dicantumkan sebagai pendukung IJB - Net, minimal kita bisa punya akses kepakaran dan / atau ke organisasi / instansi tersebut . Banyaknya Dewan Penasehat dan Dewan pakar ini memberi peluang kita bisa saling bersinergi dan berkolaborasi . 6. Apakah keuntungan ikut IJB - Net dan apakah pengusaha yang tidak terkait Jepang bisa bergabung ? IJB - Net terbuka untuk semua . Minimal bisa sharing info - info business matching, pameran produk , permintaan ekspor dan hal - hal terkait bisnis lainnya yang mungkin bisa digunakan untuk pengembangan bisnis masing - masing ke depan . Cara bergabung mudah , bisa mendaftar melalui website atau menghubungi secretariat untuk ikut grup - grup WA, mailing list atau medsos IJB - Net lainnya yang dikelola oleh secretariat IJB - Net. Q & A 30

Views

  • 152 Total Views
  • 119 Website Views
  • 33 Embeded Views

Actions

  • 0 Social Shares
  • 0 Likes
  • 0 Dislikes
  • 0 Comments

Share count

  • 0 Facebook
  • 0 Twitter
  • 0 LinkedIn
  • 0 Google+

Embeds 2

  • 4 ijb-net.org
  • 3 ijb-net.balaikota.info