Peresmian IJB-Net DPD Jatim dan Workshop

SURABAYA– Setelah diresmikan di Jakarta oleh Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto 8 Agustus 2018, IJB-Net mulai bersiap membantu pengembangan potensi daerah dan mempromosikannya. Dan sepertinya hal ini akan dimulai dari Jawa Timur, setelah diremikannya Pengurus IJB-Net DPD Jatim pada 2 November 2018 di Surabaya.

Dari Jepang, utamanya akan mempromosikan teknologi aplikatif yang diperlukan di Indonesia untuk mengembangkan industri dalam negeri. Sementara dari Indonesia, utamanya SDA dan SDM yang telah diberi nilai tambah agar bisa diterima di pasar Jepang.

Pelantikan Para Pengurus IJB-Net DPD Jatim di Surabaya, Jumat (2/11/2018)

Peresmian pengurus DPD Jatim memiliki arti istimewa bagi IJB-Net. Bukan hanya karena tanah kelahiran saya, tetapi juga akan menjadi peresmian DPD pertama yang menjadi acuan ke depan. Dan Alhamdulillah, Bapak Gubernur dan seluruh jajarannya di Jatim menyambut baik. Demikian juga para pengusaha, akademisi dan pihak-pihak yang ingin mendukung kolaborasi Indonesia-Jepang di Jatim,” terang Penggagas dan Ketua Umum IJB-Net, Dr. Suyoto Rais, Jumat (2/11/2018).

Ditambahkan Suyoto, pihaknya juga telah menyiapkan beberapa aktiviytas riil yang memiliki nilai kontribusi social dan bisnis untuk segera dilaksanakan bersama di Jawa Timur.

“Kami siap terus berbagi dan terus barbakti melalui IJB-Net ini,” lanjutnya.

Pada kesempatan peresmian IJB-Net Jatim, dilakukan pula penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) antara IJB-Net dengan Pemda Jatim, untuk mengembangkan dan mempromosikan produk-produk unggulan Jawa Timur.

IJB-Net Resmikan DPD Jatim dan Siap Bantu Promosikan Produk-Produk Unggulan Jatim.

Sementara Wakil Ketua Umum IJB-Net Pusat, Huraira Burhanch menambahkan, ada 3 tema besar yang akan dikerjasamakan, yaitu (1) Pengembangan SDM yang diperlukan untuk meningkatkan daya saing indstri. (2) Pengembangan dan promosi produk-produk unggulan Jatim, (3) Pengembangan wilayah dan energi.

“Ada beberapa program yang telah siap dikerjakan di Jatim. Kami siap untuk membantu atau mengkoordinir pelaksanaannya. Di antaranya ada pelatihan ekspor, budidaya sidat, krisan dan komoditas lain yang diperlukan Jepang,” tambahnya.

Selain itu, masih menurut Huraira, ada juga program-program adopsi teknologi untuk meningkatkan nilai tambah produk-produk Indonesia, termasuk bantuan promosi dengan mendirikan Rumah Jatim di Jepang dan portal ekspor.

“Setelah Surabaya, IJB-Net akan merilis pengurus DPD-DPD di daerah lainnya agar pelan tapi pasti, bisa mulai melaksanakan aktivitas riil sesuai visi-misi IJB-Net, yakni, memperbanyak kolaborasi Indonesia – Jepang yang saling menguntungkan untuk membantu meningkatkan perekonomian kedua Negara,” pungkas Huraira.

Acara yang dikemas menjadi “Jatim Go Japan” ini juga menampilkan talk show yang dihadiri para pakar dan praktisi dari kedua negara yang akan mengulas mengenai perlunya kolaborasi kedua negara untuk meningkatkan ekonomi masing-masing. Selain juga dimeriahkan oleh beberapa artis ibukota yang akan menyajikan konser amal untuk Lombok dan Palu. 

(Sumber: kabarsurabaya.com

Sekitar satu minggu setelah kegiatan Pelantikan Para Pengurus IJB-Net DPD Jatim pada Jumat (2/11/2018) lalu, tepat dihari sumpah pemuda ini IJB-Net menyelenggarakan Workshop Pelatihan Ekspor yang berletak di Surabaya pada Sabtu (10/11/2018) yang mengusung tema “Kiat Menembus Pasar Jepang”. Meskipun dengan segala keterbatasan acara dapat terlaksana dengan baik. Dihadiri oleh para pelaku UMKM dari berbagai daerah, dan diikuti oleh peserta yang antusias dengan kegiatan, workshop terasa begitu akrab.

“Alhamdulillah peserta antusias.” Kata Nursyamsu sebagai salah satu pembicara di workshop tersebut.

“Semua materi yang dibawakan oleh semua pembicara sangat bagus, kongkrit dan aplikatif, dan mudah difahami oleh para peserta workshop.” Imbuhnya.

Diharapkan workshop serupa bisa diselenggarakan di berbagai daerah di Indonesia untuk memberi pelatihan untuk pelaku UMKM di seluruh Indonesia agar dapat memajukan perekonomian Indonesia dimata dunia. (fw)